
KRONIKAL.ORG, SAMARINDA — Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Kota Samarinda terus mendorong standarisasi pertandingan domino di tingkat komunitas dengan menerapkan aturan resmi organisasi. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban permainan sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi antar-gardu.
Sekretaris Pordi Samarinda, Harminsyah, mengatakan turnamen yang digelar secara rutin di tingkat komunitas menjadi fondasi pembinaan olahraga domino. Karena itu, penggunaan regulasi resmi perlu dibiasakan sejak awal.
“Kalau aturan sudah sama, pertandingan bisa berjalan lebih tertib dan adil. Ini penting supaya pemain terbiasa dengan sistem yang benar,” ujar Harminsyah saat ditemui di sela turnamen Domino Tumbuk Cup, Jumat (23/01/2025).
Ia menjelaskan, turnamen pekanan bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan ruang evaluasi kemampuan pemain. Dari situ, Pordi dapat melihat perkembangan permainan sekaligus memetakan potensi atlet domino di Samarinda.
Menurut Herminsyah, konsistensi pelaksanaan turnamen dengan regulasi resmi juga membantu mengubah persepsi domino sebagai permainan rekreasi semata, menjadi olahraga yang memiliki sistem dan tata kelola jelas.
“Pembinaan itu tidak selalu harus lewat event besar. Dari kegiatan rutin seperti ini, justru fondasinya dibangun,” tandasnya.
![]()

