KRONIKAL.ORG, SAMARINDA — Ketua Yayasan Masjid As-Salam, Viktor Yuan, menilai Wali Kota Samarinda Andi Harun berhasil menjaga marwah Kota Samarinda melalui berbagai perubahan dan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Viktor dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama di Masjid As-Salam, Perumahan Bumi Sempaja, Minggu (1/3/2026), yang dihadiri ratusan jamaah.

Menurutnya, kepemimpinan Andi Harun tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada nilai kebersahajaan dan kedekatan dengan masyarakat.

“Perubahan yang signifikan dan nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi masyarakat selama ini menunjukkan bahwa marwah Kota Samarinda tetap terjaga,” ujarnya.

Viktor menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari infrastruktur, melainkan juga dari sikap pemimpin yang mengutamakan kepentingan rakyat.

Ia mencontohkan keteladanan pemimpin yang sederhana dan tidak larut dalam kekuasaan sebagaimana figur Islam Umar bin Khattab.

“Pemimpin harus tetap bersahaja, tidak sombong, dan menyadari bahwa jabatan adalah amanah,” katanya.

Selain itu, Viktor menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk menjaga persatuan sekaligus memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti buka puasa bersama memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan sosial serta menguatkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan umat.

“Kebersamaan seperti ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Viktor juga menyampaikan aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan di kawasan permukiman sekitar masjid, seperti perbaikan drainase, pengendalian banjir, dan peningkatan akses jalan.

Ia berharap pemerintah kota tetap memberi perhatian terhadap kawasan perumahan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Kegiatan buka puasa bersama itu menjadi momentum kebersamaan antara warga dan pemerintah selama Ramadan, sekaligus ruang menyampaikan harapan agar pembangunan Samarinda terus berjalan tanpa meninggalkan nilai, identitas, dan marwah kota.

Loading