
KRONIKAL.ORG, JAKARTA — Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) langsung mengirim sinyal kuat di awal musim Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026. Tampil agresif sejak sesi pembuka, dua rider belia Indonesia sukses merebut podium, termasuk satu kemenangan dramatis di race kedua yang mempertegas potensi mereka di level internasional.
Pada seri perdana yang berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia, 2–3 Mei 2026, Abimanyu Bintang Fermadi dan Resky Yusuf Hermawan menjadi sorotan lewat performa konsisten di dua balapan yang digelar bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship.
Race pertama, Sabtu (2/5/2026), menjadi ajang pembuktian awal bagi keduanya. Abimanyu memulai balapan dari posisi kedua, sementara Resky di posisi ketiga. Start agresif langsung ditunjukkan, bahkan Abimanyu sempat memimpin di awal lomba sebelum kehilangan posisi di lap kedua dan terlempar dari tiga besar.
Di tengah tekanan ketat, kedua pebalap lulusan Astra Honda Racing School 2025 itu terus menjaga ritme dan bersaing di barisan depan. Persaingan berlangsung sengit hingga lap terakhir. Resky yang sempat memimpin harus merelakan posisi puncak usai disalip pebalap tuan rumah Thailand. Ia akhirnya finis di posisi kedua, sementara Abimanyu menutup balapan di urutan keempat.
Memasuki race kedua, Minggu (3/5/2026), tensi justru semakin tinggi. Resky start dari pole position, sedangkan Abimanyu memulai dari posisi keempat. Sejak awal, keduanya tampil menekan dan tidak memberi ruang bagi rival.
Abimanyu menunjukkan peningkatan signifikan dengan start mulus dan kemampuan menjaga ritme balap. Duel antarpebalap terjadi sejak lap pertengahan, bahkan keduanya sempat saling berebut posisi terdepan.
Memasuki lap-lap akhir, Abimanyu berhasil mengunci posisi pertama dan mempertahankannya hingga garis finis. Namun, drama terjadi di tikungan terakhir ketika Resky mencoba melakukan manuver late braking yang tidak sempurna, membuatnya melebar dan harus puas finis di posisi kelima.
Kemenangan Abimanyu menjadi momen penting, sekaligus menghadirkan catatan tambahan. Ia dijatuhi long lap penalty untuk balapan berikutnya setelah melakukan selebrasi lebih awal sebelum melewati garis finis.
“Saya senang bisa bangkit dan menang di race kedua setelah hasil kurang maksimal di race pertama. Banyak evaluasi dari tim yang membantu peningkatan performa saya,” ujar Abimanyu.
Sementara itu, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai capaian ini menunjukkan karakter kuat pebalap muda Indonesia dalam menghadapi persaingan internasional.
“Hasil ini mencerminkan kegigihan dan mental bertanding yang terus kami bangun. Mereka menunjukkan bahwa pebalap Indonesia mampu bersaing di level lebih tinggi,” katanya.
Penampilan impresif ini menjadi modal penting bagi kedua pebalap jelang seri berikutnya pada Juli 2026. Dengan kombinasi kecepatan, mentalitas, dan pengalaman yang terus terasah, Abimanyu dan Resky diproyeksikan kembali menjadi ancaman serius di lintasan.
![]()

