KRONIKAL.ORG, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional Kalimantan Timur (DPD ABPEDNAS Kaltim) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi aparatur desa dan pengurus ABPEDNAS se-Kalimantan Timur. Program tersebut disiapkan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pemerintahan desa melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Komitmen itu ditindaklanjuti melalui audiensi Ketua Umum DPD ABPEDNAS Kaltim H. Mugeni, didampingi Sekretaris Umum Samson Goerge dan Wakil Ketua H. Sapta Wijaya Halim, SE, dengan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, belum lama ini.
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Bimtek yang akan melibatkan pengurus ABPEDNAS dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi agar pelaksanaannya berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat bagi pembangunan desa.
Ketua Umum DPD ABPEDNAS Kaltim, H. Mugeni, mengatakan peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi salah satu fokus organisasi dalam mendukung pembangunan desa yang lebih profesional dan berkualitas.
Menurutnya, komunikasi yang dibangun dengan Pemerintah Provinsi merupakan langkah strategis agar setiap program organisasi berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.
“ABPEDNAS Kaltim selalu berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah. Kami meyakini bahwa sinergi dengan kepala daerah beserta jajaran pemerintah merupakan langkah strategis agar seluruh program organisasi dapat berjalan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah. Karena itu, komunikasi dengan Gubernur, Wakil Gubernur hingga Sekda terus kami bangun secara baik,” ujar Mugeni.
Ia menjelaskan, saat ini usulan pelaksanaan Bimtek masih berproses di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kaltim telah memberikan persetujuan terhadap rencana kegiatan tersebut.
Mugeni menegaskan, seluruh materi hingga Rencana Anggaran Biaya (RAB) kegiatan disusun bersama DPMD Kaltim sebagai instansi teknis yang memiliki kewenangan di bidang pemerintahan desa.
Dengan demikian, pelaksanaan Bimtek diharapkan tidak hanya memenuhi ketentuan administrasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.
“Kami bekerja dengan langkah nyata, bukan sekadar wacana. Seluruh proses dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah agar kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi desa-desa di Kalimantan Timur. Karena itu kami mengajak seluruh pengurus untuk bersama-sama mendukung program-program DPD ABPEDNAS Kaltim,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum DPD ABPEDNAS Kaltim, Samson Goerge, menyebut Bimtek menjadi salah satu program prioritas organisasi dalam meningkatkan kompetensi aparatur desa sekaligus memperkuat kapasitas pengurus ABPEDNAS di seluruh kabupaten dan kota.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi kebutuhan penting agar penyelenggaraan pemerintahan desa semakin profesional, adaptif terhadap perubahan regulasi, serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“Melalui Bimbingan Teknis ini, DPD ABPEDNAS Kaltim ingin memperkuat kapasitas SDM, baik di lingkungan internal pengurus ABPEDNAS se-kabupaten/kota maupun bagi pemerintah desa. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah peningkatan pengetahuan, kompetensi, serta pemahaman terhadap berbagai regulasi dan tata kelola pemerintahan desa sehingga mampu mendukung terwujudnya desa yang semakin maju, mandiri, dan profesional,” kata Samson.
DPD ABPEDNAS Kaltim berharap sinergi yang telah terbangun dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dapat memperlancar seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan Bimtek. Organisasi tersebut juga mengajak seluruh pengurus di tingkat kabupaten dan kota untuk terus menjaga soliditas serta mendukung program peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa di Kalimantan Timur.
![]()



