KRONIKAL.ORG, BONTANG — Penampilan Ovan Anggono di acara Back To Block pada 19 April 2026 di Bontang dipastikan bukan sekadar urusan panggung. Rapper asal Samarinda itu datang dengan dua agenda sekaligus: berbagi pengalaman membangun skena hip hop dan memperkenalkan karya terbarunya.

Lewat unggahan di media sosial, Ovan menyebut dirinya akan mengisi sesi “Sharing to Caring”. Sesi ini bukan hanya ruang cerita, tetapi juga ajakan berpikir bagi pelaku kreatif, khususnya di skena hip hop lokal.

Ia ingin mendorong anak muda agar tidak berhenti di level komunitas, melainkan mulai memikirkan ekosistem yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Harapannya bisa jadi bahan pertimbangan buat teman-teman yang ingin serius di dunia kreatif. Bukan cuma komunitas, tapi bagaimana kita bangun ekosistem,” ujarnya.

Dalam sesi itu, Ovan juga akan mengulas perjalanan kolektif yang ia dirikan, Sama Rendah, sejak 2013. Ia tak menutup-nutupi bahwa perjalanan tersebut menyisakan banyak catatan, termasuk kondisi saat ini yang tidak lagi berjalan seperti awal.

Pengalaman itu, menurutnya, justru penting untuk dibagikan sebagai bahan belajar. Ia bahkan membandingkan dengan perkembangan Hellhouse di Yogyakarta yang kini berkembang menjadi label dengan banyak talenta.

“Berarti ada yang perlu dievaluasi. Di situ saya akan cerita juga kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi, supaya tidak diulang lagi,” katanya.

Selain berbagi pengalaman, Ovan juga membawa kabar soal album keduanya yang berjudul Upgrate. Album ini dijadwalkan rilis fisik pada 13 Oktober 2026, namun untuk acara di Bontang, ia hanya membawa beberapa rilisan terbatas.

Ia menyebut langkah ini sebagai cara untuk memperkenalkan karya secara lebih dekat, sekaligus melihat respons awal dari pendengar.

“Di Bontang mungkin cuma bawa beberapa keping saja,” ujarnya.

Bagi Ovan, album ini bukan sekadar kumpulan lagu. Ia berharap karya tersebut bisa menyampaikan pesan dan punya dampak bagi pendengarnya.

Sementara itu, Back To Block sendiri dikenal sebagai ruang pertemuan bagi pelaku dan penikmat hip hop di Kalimantan Timur. Bukan hanya soal penampilan, tapi juga tempat bertukar ide dan memperkuat jaringan di skena lokal.

Dengan dua agenda yang dibawanya, Ovan seolah menegaskan bahwa hip hop hari ini tidak hanya soal musik, tetapi juga tentang proses belajar, berbagi pengalaman, dan membangun masa depan bersama.

Loading