KRONIKAL.ORG, SAMARINDA — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar informasi publik yang kredibel, sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnalis melalui standar kompetensi yang terukur.

Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (DPD PJI Kaltim) di Kantor Gubernur, Kamis (9/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Seno Aji menilai organisasi pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi, terutama di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap tidak terverifikasi.

“PJI memiliki tanggung jawab moral untuk mendidik jurnalis agar mampu menyajikan berita yang akurat, independen, dan dapat dipercaya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perjalanan panjang PJI yang telah berkiprah di dunia jurnalistik nasional sejak 1998. Menurutnya, keberadaan organisasi pers yang konsisten menjaga profesionalisme menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap PJI terus berkembang, khususnya di Kalimantan Timur,” katanya.

Lebih jauh, Seno Aji menekankan bahwa peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang jurnalistik tidak bisa ditawar. Ia mendorong seluruh anggota PJI untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai standar profesionalisme.

“Wartawan harus kompeten dan terverifikasi. Itu penting agar bisa menjadi contoh bagi jurnalis lain,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan jurnalis yang profesional tidak hanya berdampak pada kualitas pemberitaan, tetapi juga berperan dalam menciptakan iklim informasi yang sehat di masyarakat.

Dalam audiensi itu, PJI Kaltim turut menyampaikan sejumlah agenda, termasuk rencana pelantikan pengurus serta usulan kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim untuk pelaksanaan UKW dan program peningkatan kapasitas lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Seno Aji menyatakan dukungan terhadap upaya penguatan SDM pers, termasuk membuka ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi jurnalis.

Ia berharap sinergi tersebut dapat mendorong lahirnya jurnalis yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Harapannya, jurnalis di PJI bisa menjadi role model dan terus berkontribusi dalam menyebarluaskan informasi pembangunan yang positif,” pungkasnya.

Loading