KRONIKAL.ORG, SAMARINDA – Samarinda menjadi salah satu titik persaingan menuju Liga Pro Domino setelah 768 pasangan dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Samarinda Domino Road Tournament, Road to Liga Pro Series 4. Para peserta tidak hanya datang dari Kalimantan, tetapi juga sejumlah daerah di Pulau Jawa, Sulawesi hingga Sumatera.
Sekretaris Panitia Samarinda Domino Road Tournament, Arief Kaseng, mengatakan peserta yang tercatat dalam kegiatan tersebut berasal dari berbagai wilayah Indonesia. Seluruh Pengurus Provinsi PORDI sebelumnya telah diminta PB PORDI untuk mengirimkan gardu-gardu terbaiknya mengikuti rangkaian seri tersebut.
“Kalau kami dari panitia pelaksana mencatat itu 768 peserta, itu 768 pasang peserta yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia,” kata Arief.
Sejumlah daerah yang tercatat mengirimkan wakil antara lain Palu, Makassar, Sulawesi Utara, Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Sulawesi Barat dan sejumlah wilayah lainnya. Menurut Arief, hampir seluruh provinsi telah mendapatkan undangan untuk mengikuti seri yang digelar di Samarinda tersebut.
Persaingan berlangsung dengan sistem yang dirancang secara terpusat oleh PB PORDI. Peserta diwajibkan melakukan registrasi secara daring dan terdaftar dalam sistem PORDI, termasuk persyaratan identitas bagi peserta kategori usia tertentu.

Sistem tersebut sekaligus digunakan untuk mengatur bagan pertandingan sehingga peserta dapat melihat perkembangan kompetisi secara langsung. Menurut Arief, penggunaan sistem daring dilakukan untuk meminimalkan potensi kecurangan selama proses pendaftaran hingga pertandingan.
Hadiah yang diperebutkan juga menjadi salah satu daya tarik turnamen. Panitia menyiapkan penghargaan bagi 64 pasangan terbaik, dengan hadiah juara pertama mencapai Rp60 juta, sementara peringkat berikutnya mendapatkan hadiah sesuai tingkatan yang telah ditetapkan panitia.
Selain hadiah individu, panitia juga memberikan apresiasi kepada Pengurus Daerah yang mampu mengirimkan gardu dalam jumlah besar. Skema tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi daerah untuk semakin aktif mengembangkan organisasi dan mengirimkan atlet terbaiknya ke setiap seri pertandingan.
Arief menjelaskan, domino yang dipertandingkan dalam seri ini menggunakan kategori berpasangan. Namun, dalam perkembangan olahraga domino secara keseluruhan terdapat sejumlah format pertandingan lain, termasuk kategori perorangan dan pasangan dengan format tertentu.
Menurut dia, daya tarik domino tidak semata-mata ditentukan kemampuan teknis seorang pemain. Ada pula faktor keberuntungan serta chemistry atau kekompakan dengan pasangan yang ikut menentukan hasil pertandingan.
Karena itu, pertandingan domino juga memiliki aspek strategi dan komunikasi nonverbal yang perlu diawasi. Panitia bahkan menggunakan pembatas pada meja pertandingan untuk mencegah peserta memberikan kode melalui gestur atau gerakan tubuh kepada pasangannya.
Di sisi lain, Arief menilai kekuatan utama turnamen bukan hanya persaingan untuk menjadi juara. Para peserta dari berbagai daerah disebut datang dengan biaya sendiri dan mengandalkan kreativitas masing-masing untuk mendapatkan dukungan selama mengikuti kompetisi.
Samarinda sendiri menjadi seri keempat dari rangkaian delapan Road to Liga Pro. Sebelumnya, seri digelar di Surabaya, Jakarta dan Sulawesi Barat, sementara seluruh pemenang dari rangkaian seri nantinya akan kembali dipertemukan pada seri kedelapan di Jakarta pada Desember mendatang.
Empat pasangan terbaik dari Samarinda nantinya mendapat kesempatan tampil pada seri kedelapan tersebut. Panitia berharap wakil Kalimantan Timur mampu memanfaatkan status tuan rumah untuk merebut posisi terbaik dan melanjutkan perjalanan hingga kompetisi tingkat nasional.
“Empat pemenang ini akan diundang kembali untuk bertanding di Jakarta di series ke-8, Desember,” tukas Arief.
![]()


