KRONIKAL.ORG, SAMARINDA – Lantunan selawat yang dibawakan penuh kekompakan mengantarkan grup Habsyi MTs Labbaika Putri meraih Juara I pada Lomba Habsyi Muharram Festival 2 yang digelar selama dua hari dari 27-28 Juni 2026 di Lapangan Masjid An-Nur, Perumahan Ariesco, Samarinda.
Keberhasilan tersebut menjadi buah dari latihan yang dijalani para anggota tim dalam mempersiapkan diri menghadapi perlombaan. Di balik kemenangan itu, tersimpan semangat salah satu personelnya, Damika Felda Humaira, yang tak hanya aktif dalam seni habsyi, tetapi juga tengah menempuh pendidikan tahfiz Al-Qur’an.
Damika mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih bersama rekan-rekannya. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim yang saling mendukung selama proses latihan.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa meraih Juara I. Ini menjadi kebahagiaan bagi seluruh anggota tim. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berlatih, dan semakin mencintai seni berselawat,” ujarnya kepada media ini, Senin (29/6/2026).
Prestasi di Muharram Festival 2 sekaligus memperpanjang catatan gemilang Damika Felda Humaira. Sebelumnya, ia juga sukses meraih Juara I pada ajang Fastphoria, serta dua perlombaan habsyi yang digelar di kawasan Samboja dan Islamic Center Samarinda. Dengan capaian terbaru ini, Damika tercatat membukukan empat gelar juara pertama secara beruntun.

Putri kedua dari H. Muhammad Yunus itu mengatakan, mengikuti lomba habsyi bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi wadah untuk menyalurkan kecintaan terhadap syiar Islam melalui lantunan selawat.
Ia berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan bersama tim serta menginspirasi generasi muda agar tidak ragu mencintai seni Islami.
“Kami ingin terus belajar dan tampil lebih baik lagi. Semoga apa yang kami lakukan bisa menjadi bagian dari syiar Islam dan membawa manfaat bagi banyak orang,” katanya.
Di luar aktivitasnya bersama grup habsyi, Damika juga menekuni pendidikan tahfiz Al-Qur’an. Saat ini ia telah menghafal Juz 29 dan Juz 30, serta menargetkan dapat menyelesaikan hafalan hingga 30 juz.
Sang ayah, H. Muhammad Yunus, mengaku bangga atas prestasi yang diraih putrinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi penyemangat agar Damika terus mengembangkan potensi yang dimiliki tanpa melupakan pendidikan agama.
“Harapan saya semoga Damika bisa menghafal 30 juz Al-Qur’an, menjadi anak yang solehah, sukses dunia dan akhirat. Prestasi ini mudah-mudahan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berbuat yang terbaik,” ungkapnya.
Bagi H. Muhammad Yunus, keberhasilan putrinya tidak hanya diukur dari raihan trofi dan penghargaan, tetapi juga dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap nilai-nilai Islam yang tumbuh selama mengikuti kegiatan habsyi.
Prestasi yang diraih MTs Labbaika Putri pada Muharram Festival 2 diharapkan menjadi penyemangat bagi para pelajar lainnya untuk terus berprestasi di bidang keagamaan sekaligus melestarikan seni habsyi sebagai bagian dari syiar Islam di Kota Samarinda.
![]()



