KRONIKAL.ORG, SAMARINDA – Sungai Karang Mumus (SKM) kembali menjadi sasaran aksi kepedulian lingkungan. Kali ini, ratusan kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Samarinda bersama masyarakat dan sejumlah komunitas turun langsung membersihkan sampah di sepanjang aliran sungai, Jumat (28/8/2026) pagi.
Aksi tersebut menjadi bagian dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang digelar Partai Demokrat secara serentak di berbagai daerah. Di Samarinda, kegiatan dilakukan dengan menyusuri aliran SKM menggunakan perahu dan kapal-kapal kecil sembari mengangkut sampah yang ditemukan di permukaan maupun tepian sungai.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Samarinda Muhammad Barkati mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang berlangsung sejak 10 Juni dan ditutup pada 28 Agustus 2026.
“Hari ini kegiatan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang serentak dilakukan mulai 10 Juni sampai terakhir hari ini, 28 Agustus,” ujar Barkati.
Menurutnya, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari kader Demokrat, masyarakat sekitar hingga komunitas yang memiliki perhatian terhadap lingkungan. Ia menilai kolaborasi menjadi faktor penting agar upaya menjaga kebersihan SKM tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat.
“Kita melihat sendiri partisipasi partisan Demokrat dan masyarakat. Kita saling berkolaborasi. Alhamdulillah dukungannya untuk menjaga Sungai Karang Mumus ini luar biasa,” katanya.
Barkati berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Ia ingin aksi bersama itu menumbuhkan kesadaran dan komitmen untuk menjaga Samarinda tetap bersih dan asri.
“Semoga kita semua bersama-sama punya komitmen untuk menjaga lingkungan kita, khususnya Samarinda, menjadi lingkungan yang bersih, asri dan punya udara yang segar dengan penghijauan-penghijauan,” tuturnya.

Gerakan tersebut juga diarahkan tidak hanya pada persoalan sampah sungai. Ketua Pelaksana Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Joni Sinatra Ginting, mengatakan kegiatan lingkungan akan dilanjutkan melalui penghijauan dan penanaman pohon.
Menurut Joni, aksi bersih sungai menjadi langkah awal Demokrat Kaltim, khususnya di Samarinda, untuk membangun kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
“Ini gebrakan awal dari Demokrat Kalimantan Timur, khusus Samarinda, yang mempunyai visi membirukan kembali langit Indonesia,” ujarnya.
Joni mengatakan kegiatan bersih lingkungan dan penanaman pohon akan dilakukan secara berkelanjutan. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita akan rutin dan continue melaksanakan bersih sungai dan penanaman pohon untuk tentunya menjadikan Indonesia asri,” katanya.
Ia menilai persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya dengan kegiatan bersih-bersih. Kesadaran masyarakat dalam mengurangi, membuang dan mengelola sampah menjadi bagian penting dari upaya menjaga lingkungan.
“Kalau kita peka dengan sampah dan memperhatikan alam, tentunya alam juga akan memberikan kita oksigen, memberikan kita keindahan dan memberikan kita nuansa biru yang terus ada,” ujarnya.
Menurut Joni, kegiatan serupa akan terus didorong di Samarinda. Selain agenda lingkungan, Demokrat juga menjalankan konsolidasi internal secara rutin setiap bulan.
Di lokasi yang sama, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Samarinda H. Viktor Yuan, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan warga Demokrat yang dilaksanakan berdasarkan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
“Kegiatan hari ini adalah kegiatan warga Demokrat yang melaksanakan perintah dari DPP. Jadi semua DPP yang ada di setiap provinsi dan kabupaten/kota membangun rangkaian kegiatan warga Demokrat,” jelas Viktor.
Viktor mengatakan kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak lebih luas daripada sekadar membersihkan sampah dan menanam pohon. Menurutnya, kader partai juga perlu memberikan contoh langsung kepada masyarakat.

“Kita harapkan ini bisa menularkan kebaikan kepada masyarakat. Selain kegiatan pada hari ini untuk membersihkan sampah, juga menanam pohon,” katanya.
Ia mendorong kader Demokrat untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan nyata. Menurutnya, perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana dan dilakukan bersama-sama.
“Kita hanya memberikan contoh. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kita harus memulai,” tegasnya.
Viktor juga menyoroti pentingnya penghijauan di tengah kondisi cuaca yang semakin ekstrem. Menurutnya, upaya memperbanyak ruang hijau perlu menjadi perhatian bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
“Situasi cuaca yang sangat ekstrem itu butuh penghijauan sehingga secara bersama-sama kita bisa menjadikan kondisi lingkungan yang lebih baik, hijau dan asri,” pungkasnya.
Aksi bersih SKM tersebut menjadi bagian dari upaya Demokrat Samarinda mendorong kegiatan lingkungan secara berkelanjutan. Selain membersihkan sungai, agenda berikutnya diarahkan pada penghijauan dan penanaman pohon dengan melibatkan kader, masyarakat serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
![]()



