KRONIKAL.ORG , SAMARINDA — Bank Indonesia secara resmi mengukuhkan Jajang Hermawan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur dalam upacara yang digelar di Kantor BI Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin (26/1/2026). Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari strategi Bank Indonesia dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan dan penguatan organisasi di daerah.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan, proses pengukuhan merupakan bentuk selebrasi atas amanah yang secara kelembagaan telah ditetapkan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa rotasi, promosi, dan reposisi pimpinan di lingkungan Bank Indonesia dilakukan secara terjadwal dan terencana sebanyak dua kali dalam setahun.

“Mekanisme ini kami jalankan untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan, penguatan kapasitas organisasi, serta kesiapan Bank Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” ujar Filianingsih dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Filianingsih juga menyampaikan apresiasi kepada Budi Widhiartanto yang telah menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Kalimantan Timur sejak Agustus 2023. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Kaltim menjadi bagian penting dari capaian kinerja Bank Indonesia selama masa kepemimpinan Budi.

Budi Widhiartanto selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai pimpinan di Departemen Regional Bank Indonesia di Jakarta, yang bertanggung jawab mengoordinasikan 46 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia. Filianingsih meyakini, meski berpindah tugas, Budi tetap akan berperan aktif dalam mendukung penguatan ekonomi daerah, termasuk Kalimantan Timur.

Sementara itu, Jajang Hermawan dikenal sebagai sosok pimpinan berpengalaman di lingkungan Bank Indonesia. Sebelum dipercaya memimpin BI Kaltim, Jajang pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Cirebon dan Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bandung.

Bank Indonesia berharap, di bawah kepemimpinan baru, sinergi antara BI dan pemerintah daerah Kalimantan Timur dapat semakin diperkuat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Loading