KRONIKAL.ORG, SAMARINDA — Suara mesin vespa, dentuman ska, dan irama reggae akan berpadu di Samarinda pada akhir Mei mendatang. Selama dua hari, 30–31 Mei 2026, Temindung Creative Hub disiapkan menjadi titik kumpul bagi skena yang selama ini berjalan di jalurnya masing-masing.

Kehadiran Denny Frust menjadi penanda kuat arah acara ini. Musisi yang dikenal dengan warna ska dan reggae tersebut dijadwalkan tampil, sekaligus menjadi daya tarik bagi penikmat musik dengan selera serupa di Kalimantan Timur.

Namun Samarinda Mods Mayday 2026 tidak hanya berhenti sebagai panggung konser. Di baliknya, ada pertemuan dua kultur yang sejak lama berjalan beriringan, yakni vespa dan musik ska-reggae. Keduanya bukan sekadar gaya hidup, melainkan bagian dari identitas komunitas yang tumbuh dari kebersamaan.

Momentum ini juga menandai perjalanan panjang SKAwan Samarinda yang telah genap satu dekade, serta Kutu Vespa Samarinda yang memasuki usia 11 tahun. Dua komunitas ini menjadi penghubung penting dalam membangun jejaring skena di Samarinda.

Ketua panitia, Yudi Adi Prabowo, mengatakan sejak awal acara ini dirancang sebagai ruang temu lintas komunitas, bukan sekadar perayaan internal.

“Banyak komunitas lain juga ikut terlibat. Dari Mahakam Scooter Club, Samareggae, sampai Tenggarong Reggae. Ini memang ruang bersama,” ujarnya.

Dalam konteks itu, Mods Mayday menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia hadir sebagai ruang bertemunya kultur vespa yang identik dengan solidaritas, dengan semangat kolektif musik ska dan reggae yang sejak awal berkembang dari kebebasan berekspresi.

Bagi para pelakunya, vespa bukan hanya kendaraan, tetapi simbol perjalanan komunitas. Sementara musik ska dan reggae menjadi bahasa yang menyatukan berbagai latar dan generasi.

Selain penampilan Denny Frust, acara ini juga akan diisi berbagai aktivitas komunitas, mulai dari pertunjukan musik lokal hingga interaksi antar pecinta skuter. Dari ruang-ruang seperti inilah, kolaborasi baru sering kali lahir tanpa direncanakan.

Di tengah pola interaksi yang semakin bergeser ke dunia digital, pertemuan langsung seperti ini menjadi penting. Ada rasa kebersamaan yang hanya bisa dibangun ketika orang-orang bertemu, berbincang, dan berbagi ruang yang sama.

Samarinda Mods Mayday 2026 pada akhirnya bukan hanya soal siapa yang tampil. Lebih dari itu, ini tentang bagaimana vespa, ska, dan reggae terus menemukan tempatnya, baik di jalan, di panggung, maupun di tengah orang-orang yang memilih untuk tetap bersama.

Loading