
KRONIKAL.ORG, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bergerak cepat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggali potensi pajak dan retribusi yang selama ini belum tergarap maksimal.
Pesan itu disampaikan usai melantik, mengukuhkan, dan mengambil sumpah jabatan Datu Iqro Ramadhan sebagai Kepala Bapenda Kaltara bersama 40 pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara, Kamis (11/6/2026).
Menurut Zainal, di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan fiskal yang dirasakan hampir seluruh daerah di Indonesia, pemerintah daerah tidak bisa hanya bergantung pada dana transfer pusat. Optimalisasi PAD harus menjadi prioritas melalui pemanfaatan seluruh potensi penerimaan daerah.
“Kepala Bapenda yang baru harus segera melakukan langkah-langkah cepat untuk mencari peluang-peluang pajak yang selama ini belum tersentuh sehingga dapat meningkatkan PAD,” ujar Zainal, Jumat (12/6/2026).
Ia menilai masih banyak sektor yang berpotensi meningkatkan pendapatan daerah. Salah satunya adalah pajak alat berat yang beroperasi di Kalimantan Utara, selain potensi dari sektor industri dan kendaraan bermotor yang hingga kini masih menggunakan pelat nomor luar daerah.
Menurutnya, banyak kendaraan operasional perusahaan yang beraktivitas di Kaltara tetapi belum melakukan mutasi menjadi kendaraan berpelat KU, sehingga potensi penerimaan pajak daerah belum optimal.
“Kami mengimbau agar kendaraan-kendaraan tersebut segera dimutasi ke Kalimantan Utara dan menggunakan pelat KU,” pungkasnya.
![]()

