KRONIKAL.ORG, NUNUKAN – TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjangkau masyarakat di wilayah terdepan Indonesia. Melalui Pangkalan TNI AU (Lanud) Anang Busra Tarakan, bantuan sosial seberat lima ton diterbangkan menuju Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Bantuan tersebut diangkut menggunakan pesawat Cassa yang dipimpin Mayor Penerbang Candra selaku komandan pilot. Selain membawa paket sembako, penerbangan juga mengangkut tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.

Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari peringatan Hari Bakti TNI AU ke-79 sekaligus wujud nyata kepedulian TNI AU terhadap masyarakat di daerah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

“TNI Angkatan Udara tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan wilayah udara nasional, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil,” kata Andreas, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, Krayan memiliki posisi strategis sebagai salah satu beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan saudara-saudara kita di perbatasan merasakan perhatian, kepedulian, dan pelayanan yang sama sebagai bagian dari NKRI,” ujarnya.

Layani 300 Warga

Kegiatan bakti sosial berlangsung selama dua hari, 17–18 Juni 2026, dengan pusat kegiatan di Aula Kecamatan Krayan.

Selain penyaluran bantuan sosial, tim medis juga memberikan layanan kesehatan gratis kepada sekitar 300 warga.

Pelayanan kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi kesehatan umum, hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.
Sementara bantuan sosial yang disalurkan berupa paket sembako berisi beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, teh, kopi, serta kebutuhan pokok lainnya.

TNI AU juga menyerahkan bantuan sepatu sekolah kepada para pelajar sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di wilayah perbatasan.

Wujud Sinergi Lintas Instansi

Pelaksanaan kegiatan melibatkan sejumlah mitra, di antaranya Maguwo Sakti ’97 (Perwira Alumni AAU 1997), Biro Umum Kementerian Pertahanan RI, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, serta PT Mandiri Inti Perkasa.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat secara optimal setelah sebelumnya dilakukan koordinasi bersama Pemerintah Kecamatan Krayan.

Andreas menegaskan, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa negara tidak pernah melupakan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan meski memiliki tantangan geografis dan keterbatasan akses transportasi.

Antusiasme warga selama pelaksanaan bakti sosial, menurutnya, menjadi gambaran bahwa kehadiran TNI AU tidak hanya menghadirkan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat negara dan masyarakat.

“Harapannya, bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan bahwa negara selalu hadir bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka yang berada di perbatasan,” pungkas Andreas.

Loading