KRONIKAL.ORG, SAMARINDA – Ratusan warga memadati Cafe Covenant, Perum Bumi Sempaja, Samarinda, Senin (20/7/2026) dini hari, untuk menyaksikan laga final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol. Kegiatan nonton bareng (nobar) tersebut digelar bersama Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Dr. Yulianus Henock Sumual, S.H., M.Si.
Sejak dimulai sekitar pukul 00.00 Wita, suasana berlangsung meriah. Selain menyaksikan pertandingan puncak sepak bola dunia, peserta juga dihibur dengan penampilan musik akustik, kuis interaktif, hingga pembagian door prize yang digelar sepanjang pertandingan.
Di sela kegiatan, Yulianus mengatakan nobar tersebut bukan sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
“Malam ini saya hadir bersama masyarakat Kota Samarinda. Antusiasmenya luar biasa. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menikmati final Piala Dunia sekaligus mendengar langsung aspirasi dan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat,” ujarnya kepada awak media.
Menurut senator asal Kalimantan Timur itu, membangun komunikasi dengan masyarakat tidak selalu dilakukan melalui forum resmi. Momentum olahraga, kata dia, juga dapat menjadi ruang yang efektif untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen.
Ia menilai sepak bola memiliki daya tarik yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang.
Saat ditanya mengenai prediksi pertandingan, Yulianus mengaku menjagokan Tim Nasional Spanyol. Menurutnya, skuad muda La Roja tampil konsisten sepanjang turnamen dan layak diperhitungkan sebagai juara.

“Spanyol memiliki pemain-pemain muda yang solid dan berkualitas. Mereka mampu melewati tim-tim besar hingga mencapai final. Tetapi ini hanya prediksi pribadi karena banyak juga masyarakat yang mendukung Argentina,” katanya.
Di luar hasil pertandingan, Yulianus berharap sepak bola Indonesia terus berkembang sehingga mampu melahirkan pemain yang dapat bersaing di tingkat dunia.
“Kita jangan hanya menjadi penonton atau komentator. Generasi muda Indonesia harus terus berlatih, membangun mental, meningkatkan kualitas, sehingga suatu saat mampu mencetak pemain profesional yang bisa bersaing di pentas dunia,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga membagikan bantuan kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian sosial. Selain itu, kuis interaktif dan door prize diberikan setiap jeda pertandingan untuk menambah semarak suasana.

Salah seorang peserta nobar, Amin Gladis, mengaku datang karena ingin merasakan atmosfer final Piala Dunia bersama masyarakat lainnya. Ia memilih mendukung Argentina dan optimistis tim tersebut mampu mempertahankan gelarnya.
“Argentina punya mental juara dan merupakan juara bertahan. Saya juga menantikan aksi Lionel Messi di final. Prediksi saya Argentina menang 3-1,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap tertib dan kondusif. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga pertandingan usai.
Bagi Yulianus, kebersamaan yang terbangun melalui olahraga diharapkan dapat menjadi energi positif untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendorong generasi muda terus berprestasi di berbagai bidang.
![]()



