Minggu, September 13, 2026
Kronikal
  • INFO NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • NUNUKAN
      • BULUNGAN
      • TANA TIDUNG
      • MALINAU
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • BISNIS
    • UMKM
  • HUKRIM
  • OTOMOTIF
  • PARLEMENTERIA
    • DPR RI
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD BONTANG
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KUTIM
    • DPRD KUBAR
    • DPRD MAHULU
    • DPRD BERAU
    • DPRD PASER
    • DPRD PPU
  • BIROKRASI
    • PEMPROV KALTIM
    • PEMKOT SAMARINDA
    • PEMKOT BALIKPAPAN
    • PEMKOT BONTANG
    • PEMKAB KUKAR
    • PEMKAB KUTIM
    • PEMKAB KUBAR
    • PEMKAB MAHULU
    • PEMKAB BERAU
    • PEMKAB PASER
    • PEMKAB PPU
  • RAGAM
  • OPINI
  • JURNALISME GAYA
    • ENTERTAINMENT
    • HEALTH
    • MUSIK
    • TRAVEL
  • SASTRA
    • CERPEN
    • PUISI
No Result
View All Result
  • INFO NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • NUNUKAN
      • BULUNGAN
      • TANA TIDUNG
      • MALINAU
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • BISNIS
    • UMKM
  • HUKRIM
  • OTOMOTIF
  • PARLEMENTERIA
    • DPR RI
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD BONTANG
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KUTIM
    • DPRD KUBAR
    • DPRD MAHULU
    • DPRD BERAU
    • DPRD PASER
    • DPRD PPU
  • BIROKRASI
    • PEMPROV KALTIM
    • PEMKOT SAMARINDA
    • PEMKOT BALIKPAPAN
    • PEMKOT BONTANG
    • PEMKAB KUKAR
    • PEMKAB KUTIM
    • PEMKAB KUBAR
    • PEMKAB MAHULU
    • PEMKAB BERAU
    • PEMKAB PASER
    • PEMKAB PPU
  • RAGAM
  • OPINI
  • JURNALISME GAYA
    • ENTERTAINMENT
    • HEALTH
    • MUSIK
    • TRAVEL
  • SASTRA
    • CERPEN
    • PUISI
No Result
View All Result
Kronikal
No Result
View All Result
Home OPINI

Pancasila dalam Konteks Kekinian dan Kedisinian

Redaksi Kronikal.orgbyRedaksi Kronikal.org
2 Juni 2025
in OPINI
Pancasila dalam Konteks Kekinian dan Kedisinian
Oleh: Gusti Prayogo Pangestu, Alumni PPKn Universitas Mulawarman – Humas Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur

KRONIKAL.ORG, OPINI — Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia bukan hanya warisan sejarah, tetapi juga kompas moral yang relevan dalam menghadapi tantangan zaman. Di tengah kompleksitas kehidupan global dan derasnya arus informasi digital, nilai-nilai Pancasila justru semakin penting untuk dikontekstualisasikan dalam kehidupan kekinian dan kedisinian.

Kekinian: Tantangan Era Digital dan Krisis Nilai

Dalam konteks kekinian, bangsa Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan baru: pergeseran nilai sosial akibat globalisasi, polarisasi akibat media sosial, hingga krisis identitas dalam generasi muda. Era digital membawa kemudahan komunikasi, namun juga menjadi ladang subur bagi hoaks, ujaran kebencian, dan intoleransi. Di sinilah aktualisasi Pancasila menjadi penting, terutama pada sila pertama dan ketiga: Ketuhanan Yang Maha Esa dan Persatuan Indonesia.

Pancasila bukan sekadar simbol atau hafalan, tetapi harus menjadi landasan dalam bersikap dan bertindak, terutama dalam ruang publik digital. Sikap inklusif, toleran, dan saling menghormati harus ditanamkan sejak dini dalam sistem pendidikan, diperkuat dalam kebijakan negara, dan diteladani oleh pemimpin di semua level.

Kedisinian: Konteks Lokal dan Realitas Sosial

Sementara dalam konteks kedisinian yakni konteks lokalitas dan realitas sosial masyarakat Indonesia yang majemuk Pancasila menjadi payung besar yang menyatukan keberagaman budaya, agama, dan etnis. Di Kalimantan Timur, misalnya, di mana masyarakat hidup dalam keberagaman suku seperti Kutai, Dayak, Bugis, Banjar, dan Jawa, semangat gotong royong (sila kelima) dan keadilan sosial bukan hanya slogan, tetapi hidup dalam praktik sehari-hari.

Namun demikian, tantangan tetap ada: ketimpangan pembangunan, potensi konflik sumber daya, dan isu-isu diskriminasi sosial. Oleh karena itu, Pancasila harus dihidupkan melalui kebijakan yang pro-rakyat, pembangunan yang inklusif, dan pemberdayaan komunitas lokal. Pancasila tidak boleh hanya hidup dalam pidato kenegaraan, tetapi harus terasa manfaatnya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari di kampung, di pasar, di sekolah, hingga di ruang-ruang digital.

Peran Pancasila dalam Menyikapi Dinamika Media Sosial

Media sosial saat ini telah menjadi ruang interaksi publik terbesar di Indonesia. Namun, di balik peluang yang ditawarkannya, media sosial juga membawa tantangan serius: penyebaran disinformasi, polarisasi politik, budaya saling membenci, serta kehilangan etika dalam berkomunikasi. Dalam konteks ini, Pancasila menjadi fondasi moral yang dapat menjadi penuntun bagi masyarakat digital.

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menuntut kita untuk menjaga etika dan empati dalam menyampaikan pendapat, tidak merendahkan martabat sesama. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, mengingatkan bahwa perbedaan pendapat tidak boleh mengoyak persatuan bangsa. Sementara sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, menjadi panduan agar diskusi di media sosial dilandasi kebijaksanaan, bukan emosi dan kebencian.

Pancasila juga menuntun peran negara dalam menyusun regulasi yang adil dan proporsional untuk mengawasi konten-konten media sosial yang merusak nilai-nilai kebangsaan, tanpa membatasi kebebasan berekspresi secara berlebihan. Dengan demikian, ruang digital bisa menjadi arena edukasi dan pemberdayaan, bukan pertikaian tanpa ujung.

Penutup: Pancasila sebagai Titik Temu

Dalam kekinian dan kedisinian, Pancasila harus menjadi titik temu antara masa lalu, masa kini, dan masa depan; antara ideologi dan realitas; antara pusat dan daerah. Kita membutuhkan interpretasi segar Pancasila yang tidak menghilangkan esensinya, tetapi mampu menjawab zaman.

Sebagai generasi muda dan bagian dari anak bangsa, kita punya tanggung jawab untuk menjaga, menghidupkan, dan mewariskan Pancasila dalam setiap napas kehidupan. Bukan hanya dengan kata, tetapi dengan tindakan nyata: jujur, adil, bersatu, dan menghargai perbedaan.

Pancasila bukan milik masa lalu. Ia adalah jawaban bagi masa depan Indonesia, termasuk dalam ruang digital tempat kita hari ini membentuk peradaban baru.

Loading

BacaJuga

Kaltim: Sepatu Sekolah Yang Kekecilan VS Parade Hedonisme Pejabat Yang Ugal-Ugalan!

AI dan Terkikisnya Proses Berpikir Mahasiswa di Kampus

Tags: Gusti Prayogo PangestuOpiniPancasila
Redaksi Kronikal.org

Redaksi Kronikal.org

Next Post
Korelasi Kopi: Meracik Kenangan Ayah dalam Secangkir Kopi yang Aman di Lambung
Foto: Proses barista Korelasi Kopi meracik menu signature-nya untuk pengunjung KalaFest 2025

Korelasi Kopi: Meracik Kenangan Ayah dalam Secangkir Kopi yang Aman di Lambung

Cowboyz Kota, Ovan Anggono, dan Carut-Marut Hidup yang Penuh Tabrak Kepentingan
Foto: Ovan Anggono saat tampil dalam acara PickRap di Samarinda.

Cowboyz Kota, Ovan Anggono, dan Carut-Marut Hidup yang Penuh Tabrak Kepentingan

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kronikal.org - Semua hak cipta dilindungi. .

No Result
View All Result
  • INFO NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • NUNUKAN
      • BULUNGAN
      • TANA TIDUNG
      • MALINAU
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • BISNIS
    • UMKM
  • HUKRIM
  • OTOMOTIF
  • PARLEMENTERIA
    • DPR RI
    • DPRD KALTIM
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD BONTANG
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KUTIM
    • DPRD KUBAR
    • DPRD MAHULU
    • DPRD BERAU
    • DPRD PASER
    • DPRD PPU
  • BIROKRASI
    • PEMPROV KALTIM
    • PEMKOT SAMARINDA
    • PEMKOT BALIKPAPAN
    • PEMKOT BONTANG
    • PEMKAB KUKAR
    • PEMKAB KUTIM
    • PEMKAB KUBAR
    • PEMKAB MAHULU
    • PEMKAB BERAU
    • PEMKAB PASER
    • PEMKAB PPU
  • RAGAM
  • OPINI
  • JURNALISME GAYA
    • ENTERTAINMENT
    • HEALTH
    • MUSIK
    • TRAVEL
  • SASTRA
    • CERPEN
    • PUISI

© 2026 Kronikal.org - Semua hak cipta dilindungi. .