
KRONIKAL.ORG, SAMARINDA — Tingkat hunian kamar atau okupansi di Midtown Hotel Samarinda mulai menunjukkan tren pemulihan dengan menyentuh angka di atas 50 persen memasuki pertengahan hingga akhir Ramadan 2026. Meski sempat melandai pada awal bulan suci akibat pergeseran fokus masyarakat ke ibadah rumah tangga, geliat bisnis perhotelan kini harus berhadapan dengan kebijakan efisiensi anggaran nasional yang mulai berdampak signifikan pada frekuensi kegiatan di ballroom.
Public Relation Midtown Hotel Samarinda, Maulana, mengungkapkan bahwa stabilitas okupansi saat ini merupakan capaian yang cukup positif di tengah kondisi ekonomi global yang sedang bergejolak. Namun, ia tidak menampik adanya penurunan intensitas kegiatan dari sektor pemerintahan dan korporasi jika dibandingkan dengan periode dua tahun sebelumnya.
“Acara-acara di ballroom kita tidak seramai tahun 2024, di mana saat itu efisiensi belum terlalu terasa. Di pertengahan 2025 sudah mulai goyang, dan di tahun 2026 ini juga terasa dampaknya,” ujar Maulana saat ditemui di Midtown Hotel Samarinda, Selasa (10/3/2026).
Efisiensi tersebut juga merambah pada tradisi buka puasa bersama (bukber). Meskipun area restoran tetap ramai dikunjungi warga, Maulana mencatat volumenya tidak sepadat tahun lalu. Guna menyiasati hal tersebut, manajemen hotel melakukan inovasi pada sisi daya tarik pengunjung dengan mengganti jenis hadiah utama atau doorprize.
“Di dua tahun terakhir ini kita mengadakan doorprize. Kalau tahun lalu kita ada sepeda listrik, kalau tahun ini kita ada perabotan rumah tangga seperti kulkas, mesin cuci, dan lain-lain,” tambah Maulana.

Dari sisi layanan akomodasi, Midtown Hotel Samarinda mengandalkan paket promo Berkah Ramadan seharga Rp645.000 net per malam yang berlaku selama bulan Februari hingga Maret 2026. Paket ini sudah mencakup sarapan atau sahur untuk dua orang, akses fasilitas kebugaran, serta peningkatan kecepatan internet di dalam kamar.
Sementara itu, untuk kebutuhan kuliner, pihak hotel tetap konsisten menyajikan rotasi menu khas Nusantara dan Arab setiap harinya. Menu spesial seperti Gulai Kambing, Tongseng, hingga Sop Kambing disajikan bergantian menyesuaikan tema daerah mulai dari Kalimantan, Jawa Barat, hingga Sulawesi. Paket bukber ini dibanderol seharga Rp185.000 net per orang untuk dewasa, dengan kebijakan khusus bagi anak-anak usia 1 hingga 7 tahun.
Menatap potensi pasar pasca-lebaran, Maulana menyebutkan bahwa pihaknya tengah mematangkan materi untuk promo Halal Bihalal yang direncanakan akan segera diluncurkan dan berlaku hingga akhir April 2026.
“Kami berharap langkah ini dapat menjaga momentum keterisian kamar serta aktivitas pertemuan di Midtown Hotel Samarinda setelah momen Idulfitri usai,” pungkasnya.
![]()

